RUU APP, PRO ATAU KONTRA????
Oktober 19, 2008
Anda pasti mengetahui tentang rencana pemerintah untuk mengesahkan rencana undang-undang anti pornoaksi dan pornografi, yang biasanya disingkat dengan bahasa gaul yaitu RUU APP. Isi dari rencana undang-undang tersebut kira-kira berisi tentang larangan mengunakan pakaian yang agak “sexy atau mengundang nafsu” dan juga melarang beredarnya film-film yang agak “nyerempet.”
Tapi warga Indonesia ini punya jawaban yang berbeda-beda untuk menenggapi rencana pemerintah ini.
Bagi sebagian warga Indonesia yang sejutu dan mendukung untuk disahkannya RUU ini, berpendapat bahwa dengan disahkannya RUU APP ini juga berarti mengurangi aksi pelecehan sexsual yang kerap terjadi dan juga dapat meminimkan penyebaran film-film porno dikalangan warga Indonesia.
Bagi yang tidak setuju dengan adanya RUU APP ini, mereka berpendapat bahwa dengan adanya RUU ini dapat membatasi kebebasan berekpresi pada warga Indonesia, dan bukan hanya itu mereka juga berpendapat bahwa dengan adanya atau disahkannya RUU APP masyarakat menganggap mereka jadi tidak bisa merayakan ritual adat, karena pada beberapa upacara adapt yang ada di Indonesia pakaiannya cukup fulgar.
Tapi lepas dari semua komentar masyarakat apakah mereka setuju atau tidak setuju dengan itu, para penguasa di negeri ini tampaknya tidak mau tahu tentang komentar mereka. Karna mungkin mereka (si pengusa) berbendapat bahwa hanya merekalah yang tahu tentang seluk beluk RUU APP itu.
Bagai mana dengan anda pro atau kontra???
Entry Filed under: ANDA PERLU TAHU. .
30 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
Monsieur Dion | Oktober 19, 2008 at 8:15 am
PRO……..
yyyeeeeaaahhhhhh………
PRO…….
*kaaboor*
2.
ajeng | Oktober 19, 2008 at 8:23 am
@ monsieur dion: oh gitu toh menurutmu…
3.
muiz | Oktober 19, 2008 at 10:30 am
aku gak setuju…
4.
wet | Oktober 20, 2008 at 3:40 pm
aku lebih setuju indonesia bebas berkreasi….hehe…
urusan lainnya biar individu yang nanggung… biar kayak amerika
5.
hidayat | Oktober 21, 2008 at 9:20 am
Pro..
wueh tulisane gede bangetz
6.
3mnnm8 | Oktober 21, 2008 at 4:36 pm
eala pin.. pro donk! klo ga da gtuan pa jdiny khdupan di sby trcnta ini?
7.
ajeng | Oktober 22, 2008 at 9:48 am
@muiz : ya..ya..aku tahu kok napa kamu kok g’setuju ma RUU itu!!!
@wet : oh gt, bener juga y??
@hidayat : iya mash, biar kelihatan smuanya jelas gt.
@3mnnm8 : yakin kamu pro ma RUU itu???
8.
pikkisweet | Oktober 23, 2008 at 3:35 am
Y PRO doNk……
Koment ya D bLogQ……..
9.
harrie | Oktober 23, 2008 at 3:58 am
jenk…….
jenk…….
jenk…….
jenk…….
jenk…….
10.
Funeral Remain | Oktober 24, 2008 at 2:36 pm
Blog yg bagus, guys…
teruskan perjuanganmu dan teruslah berkarya !!
“We’ll very appreciate your concern”
jangan lupa comment balik / kirim feedback ke:
http://www.fr-journals.blog.friendster.com
Kami nantikan suport dan tanggapan dari kalian.
11.
andy | Oktober 25, 2008 at 2:35 am
Aku gak setuju, karena pengusaha warnet bisa rugi.
12.
ajeng | Oktober 26, 2008 at 4:39 am
@Pikkisweet : ok deh klo gt..
@Funeral Remain : makasih buat pujiannya
@Andy : pengusahanya yang rugi apa kamunya??hehe
13.
estu | Oktober 26, 2008 at 6:10 am
menurut aku RUU di indonesia ini ngk pernah real kayak pajangan doang
lam kenal tukeran link dong
14.
pipinmuanizz | Oktober 26, 2008 at 6:14 am
@Harrie : maksudnya pa’an mash???
@Estu : betul bgt !!
15.
agunk agriza | Oktober 28, 2008 at 9:50 am
ga stuju ah. hhe
16.
sylvi | Oktober 30, 2008 at 3:18 am
klo menurut PRO
Cz biar negara nie g tmbh rusak dgn adax ulah2 rakyat yg sk sex bebas
17.
don45 | Oktober 30, 2008 at 3:31 am
setuju aja jeng !!!!
18.
wisnu | November 1, 2008 at 1:14 pm
pokok’e aq setuju…….
biar di negeri kita yang tercinta ini tidak ada lagi yang gituan…..!!!!!!
19.
pipinmuanizz | November 2, 2008 at 5:33 am
@Agunk Agriza :loh.. kenapa???
@Don 45 : ok deh don kalau menurut kamu gt!!!
@Wisnu : yakin kamu setuju ma RUU itu?????
20.
Canenina | November 2, 2008 at 8:23 am
Pro az deh..hehe
21.
noerdin | November 6, 2008 at 12:15 am
Kalo’ akusetuju jeng karena moral anak sekarang ini lebih mengarah kepada kebobrokan masa remaja saat ini. mungkin dengan RUU APP dapat sedikit menanggulangi hal tersebut.(-.-)
22.
ajeng | November 6, 2008 at 3:33 am
@canenina : aku juga ah…hehe
@noerdien : betul bgt tu bang!!!
23.
prihandini | November 6, 2008 at 3:59 am
ajeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeenggggggggg
24.
berlygrunge | November 15, 2008 at 3:32 am
Mengapa RUU Pornografi harus ditolak ?
Pertama, RUU Pornografi adalah sebuah isu legislasi yang paling controversial sepanjang sejarah pembahasan RUU di Parlemen. Sebagai produk kebijakan publik, RUU ini belum selesai di tingkat konsep. Belum ada “konsensus nilai” tentang apa itu pornografi. Kalaupun DPR hendak memaksakan diri untuk segera mengesahkan RUU ini, itu artinya DPR akan mengesahkan RUU Pornografi sebagai konsep yang belum selesai. Tentunya, RUU yang dipaksakan akan menimbulkan persoalan yang lebih pelik lagi dari isu pornografi itu sendiri.
Kedua, RUU ini berpotensi menghancurkan konsep “negara bangsa” yang multi kultur yang telah dibangun selama kurang lebih 63 tahun sejak Indonesia merdeka. Negara kita adalah negara demokrasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai HAM. Bahkan dalam UUD 1945 pasca amandemen telah diatur dengan jelas mengenai prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia. Kecenderungan yang muncul saat ini adalah; bahwa RUU Pornografi telah mengabaikan asas kebangsaan, kenusantaraan, kebhinekaan, keadilan, kesetaraan gender, dan kepastian hukum sebagai bagian penting dari perlindungan HAM. Ketidakmampuan DPR secara cerdas memahami konstitusi, negara hukum dan demokrasi, membuat UU yang dibuatnya telah menabrak konstitusi sebagai kredo demokrasi.
Ketiga, tidak ada definisi final yang memuaskan semua pihak tentang konsep “pornografi”, bahkan ada kecenderungan definisi pornografi dibentuk berdasarkan pada sumber kekuatan nilai tertentu yang bersifat partikularistik. Negara ini adalah negara bangsa yang multi kultur, jika RUU ini hendak dijadikan UU, maka UU ini tidak boleh hanya. merepresentasikan kekuatan nilai yang lahir dari kelompok tertentu, lebih jauh RUU ini harus mampu merepresentasikan wajah multikulturalisme sebagai realitas politik dan budaya Bangsa Indonesia
Keempat; Sebuah RUU yg berada pada posisi controversial, tidak bisa dipaksakan menjadi UU. Jika ini ini dilakukan, justru yang muncul adalah suasana social disorder, bukan social order. Kelompok-kelompok kepentingan yang tidak diakomodir dalam RUU tsb pasti akan resistance melakukan perlawanan.
Kelima; melibatkan masyarakat sebagai polisi moral dalam RUU tersebut justru akan memicu konflik horizontal, chaos, equielibrium social yang terganggu. Karena pasti akan ada kelompok tertentu dengan mengatasnamakan moral dan agama akan melakukan gerakan sweeping terhadap obyek-obyek yang diduga melakukan pelanggaran terhadap UU Pornografi.
sumber:
(diambil dari postingan lama)
MAKA, SUDAH JELAS SEKALI BAHWA KAMI AKAN MENUJU SENAYAN, SOUND-CHECK, DAN TERIAK KERAS2:
TOLAK RUU APP !!
25.
soFy | November 22, 2008 at 2:18 am
BaCaan BeraT Tuh,,,
26.
yanwar | November 22, 2008 at 8:46 am
terlepas dari tentang apa undang2nya,,tapi karena indo tuh dah terlalu banyak peraturannn,,itu belum dijalankan bener,,dah nambah lagi,,jadi semacam proyek dpr aja sihh,bikin rancangan uu biar ada masukan uang sidang atau apa lahh,,jadi gitu kesanyaa
27.
ajeng | Desember 4, 2008 at 3:01 am
@berlygrunge :kayaknya artikel yang anda tulis lebih berbobot y?
@sofy : ga juga kok sof, paling cuma 50 kg!he….he….
@yanwar : idem…..
28.
4loYsiUs | Desember 11, 2008 at 4:02 am
aku memilih setuju!!!
tp hrs jelas !!!
koment balik men!!!!
29.
wildspeed | Maret 5, 2009 at 8:50 am
SETUJU!!!!!…..
dengerin curhatanku ya sahabat speed ^^
30.
produk perlebahan | Maret 23, 2009 at 8:49 am
di perdetil lagi lah isi UU nya.